ANUGERAH CINTA NYA
Seraya waktu berlalu
Meninggalkan asa dalam kelu
Tak bicara tentang makna
Di peradapan pun berbeda
Dingin nada surya
Mengecup dedaunan penuh cinta
Membingkai senja menjingga nan merekah
Di biru langit purnama tersenyum cerah
Kemukus menyambut penuh cinta
Di tabir malam menabur pesona
Mengiringi langkah kesunyian
Perenungan nasib di kandung badan
simpuh di rengkuh cintaNya
denting ganti tahun mengajuk asa
berharap baik kan lebih bajik
anugrah nikmat tak akan tercabik
Yadi
Pujakesuma
301209
Rabu, 30 Desember 2009
Jumat, 24 Juli 2009
Rasa
telah kutelusuri lorong sepi
dibalik pijar matamu
akan rasa
;Asa
;Cinta
;Rindu
sudah kau rengkuh tubuhku
dan cumbui
diatas altar kuluminasi tertingi
antara kelamnya raga
satu persatu
kutanggalkan
kemunafikan
;Asa
yadi250709
dibalik pijar matamu
akan rasa
;Asa
;Cinta
;Rindu
sudah kau rengkuh tubuhku
dan cumbui
diatas altar kuluminasi tertingi
antara kelamnya raga
satu persatu
kutanggalkan
kemunafikan
;Asa
yadi250709
Hasrat Cinta
masih di sini sembunyi
dalam diam cumbui
hasrat kian menjadi
gapai kulminasi tinggi
antara pertigaan malam
merengkuh cinta
tersemaikan
;Rasa
;Rindu
pijarkan,
; Cinta,
; senyawa raga
; Asa
memuja keangungan Nya
yadi
250709
dalam diam cumbui
hasrat kian menjadi
gapai kulminasi tinggi
antara pertigaan malam
merengkuh cinta
tersemaikan
;Rasa
;Rindu
pijarkan,
; Cinta,
; senyawa raga
; Asa
memuja keangungan Nya
yadi
250709
Gundah
gundah luluhkan rasa
antara sekat jiwa
tak berdaya
oleh asa
mencekik raga
kesunyian
menemani
kucurahkan Do'a
gapai impian
penuh kebahagian
sudah tesemai
;Cinta
;Rindu
dialtar keagungan
tanpa keangkuhan
sudut kuluminasi tertinggi
yadi240709jkt
antara sekat jiwa
tak berdaya
oleh asa
mencekik raga
kesunyian
menemani
kucurahkan Do'a
gapai impian
penuh kebahagian
sudah tesemai
;Cinta
;Rindu
dialtar keagungan
tanpa keangkuhan
sudut kuluminasi tertinggi
yadi240709jkt
Taksanggup
aku tak sanggup korek
semua isi hatimu
yang penuh luka
meng hunjam kepedihan
dalam senyawa raga
mengalirkan darah kepiluan
mengiringi
perjalanan kehidupan
untuk temukan
wajah yang ceria
meng hiasi selaput
bahagia
yadi230709jkt
semua isi hatimu
yang penuh luka
meng hunjam kepedihan
dalam senyawa raga
mengalirkan darah kepiluan
mengiringi
perjalanan kehidupan
untuk temukan
wajah yang ceria
meng hiasi selaput
bahagia
yadi230709jkt
Bersukur
melewati jalan kengan
yang terlintas dalam bayangan
keindahan waktu masih belia
masih mengenyam pendidikan dasar
penuh canda dan tawa
menggurat dalam rasa
melewati tapak ceria
andaikan aku bisa kembali seperti dulu
mungkin terasa indah
tapi semua itu tak mungkin
ku hanya bisa bersukur
semua dapat dilampaui
berkat guru guru ku disini
yadi230709jkt
yang terlintas dalam bayangan
keindahan waktu masih belia
masih mengenyam pendidikan dasar
penuh canda dan tawa
menggurat dalam rasa
melewati tapak ceria
andaikan aku bisa kembali seperti dulu
mungkin terasa indah
tapi semua itu tak mungkin
ku hanya bisa bersukur
semua dapat dilampaui
berkat guru guru ku disini
yadi230709jkt
Mencari Satu Jawaban
seribu tanya tersurat
tak dapat satupun terjawab
aku hanya bisa menatap
hasrat yang tertambat
oleh kepekatan malam
menyambut kelamnya alam
dalam ratapan kesepian
hinga datang pagi bergati
belum kutemukan kepastian
terdiam penuh penantian
seberkas sinar menerangi
sudut kelam ini
dan siang ikut menjemput
seribu tanya meski kujawab
sepenuhnya aku bersimpuh
antara sujut memiliki jawabnya
yadi230709jkt
tak dapat satupun terjawab
aku hanya bisa menatap
hasrat yang tertambat
oleh kepekatan malam
menyambut kelamnya alam
dalam ratapan kesepian
hinga datang pagi bergati
belum kutemukan kepastian
terdiam penuh penantian
seberkas sinar menerangi
sudut kelam ini
dan siang ikut menjemput
seribu tanya meski kujawab
sepenuhnya aku bersimpuh
antara sujut memiliki jawabnya
yadi230709jkt
Langganan:
Postingan (Atom)