Rabu, 30 Desember 2009

ANUGERAH CINTA NYA


Seraya waktu berlalu
Meninggalkan asa dalam kelu
Tak bicara tentang makna
Di peradapan pun berbeda

Dingin nada surya
Mengecup dedaunan penuh cinta
Membingkai senja menjingga nan merekah
Di biru langit purnama tersenyum cerah

Kemukus menyambut penuh cinta
Di tabir malam menabur pesona
Mengiringi langkah kesunyian
Perenungan nasib di kandung badan

simpuh di rengkuh cintaNya
denting ganti tahun mengajuk asa
berharap baik kan lebih bajik
anugrah nikmat tak akan tercabik

Yadi
Pujakesuma
301209

Jumat, 24 Juli 2009

Rasa

telah kutelusuri lorong sepi
dibalik pijar matamu
akan rasa
;Asa
;Cinta
;Rindu

sudah kau rengkuh tubuhku
dan cumbui
diatas altar kuluminasi tertingi

antara kelamnya raga
satu persatu
kutanggalkan
kemunafikan
;Asa

yadi250709

Hasrat Cinta

masih di sini sembunyi
dalam diam cumbui
hasrat kian menjadi
gapai kulminasi tinggi

antara pertigaan malam
merengkuh cinta
tersemaikan
;Rasa
;Rindu

pijarkan,
; Cinta,
; senyawa raga
; Asa
memuja keangungan Nya

yadi
250709

Gundah

gundah luluhkan rasa
antara sekat jiwa
tak berdaya
oleh asa

mencekik raga
kesunyian
menemani
kucurahkan Do'a

gapai impian
penuh kebahagian
sudah tesemai
;Cinta
;Rindu

dialtar keagungan
tanpa keangkuhan
sudut kuluminasi tertinggi

yadi240709jkt

Taksanggup

aku tak sanggup korek
semua isi hatimu
yang penuh luka

meng hunjam kepedihan
dalam senyawa raga
mengalirkan darah kepiluan

mengiringi
perjalanan kehidupan
untuk temukan

wajah yang ceria
meng hiasi selaput
bahagia

yadi230709jkt

Bersukur

melewati jalan kengan
yang terlintas dalam bayangan
keindahan waktu masih belia

masih mengenyam pendidikan dasar
penuh canda dan tawa
menggurat dalam rasa

melewati tapak ceria
andaikan aku bisa kembali seperti dulu
mungkin terasa indah

tapi semua itu tak mungkin
ku hanya bisa bersukur
semua dapat dilampaui
berkat guru guru ku disini

yadi230709jkt

Mencari Satu Jawaban

seribu tanya tersurat
tak dapat satupun terjawab
aku hanya bisa menatap
hasrat yang tertambat

oleh kepekatan malam
menyambut kelamnya alam
dalam ratapan kesepian
hinga datang pagi bergati

belum kutemukan kepastian
terdiam penuh penantian
seberkas sinar menerangi
sudut kelam ini

dan siang ikut menjemput
seribu tanya meski kujawab
sepenuhnya aku bersimpuh
antara sujut memiliki jawabnya

yadi230709jkt